29 April 2021 15:05:42
Ditulis oleh Admin

Vaksin Bukan Formula Ajaib yang Serta-merta Akhiri Pandemi Covid-19

DESA JATIKLABANG.ID-Vaksinasi Covid-19 terus digalakkan oleh pemerintah Pusat untuk meminimalisir penyebaran covid-19. Dalam hal ini tidak ketinggalan Bapak Kepala Desa Jatiklabang beserta seluruh perangkat Desa sudah melaksanakan vaksinasi dua tahap dengan tujuan untuk memberi contoh kepada warga masyarakat agar bersedia divaksin untuk meningkatkan imunitas tubuh dari serangan virus covid-19.

Namun demikian vaksinasi tidak serta merta dapat mencegah seseorang terpapar virus corona, harus juga diimbangi dengan prilaku yang sehat dan memenuhi protokol kesehatan, harus sering cuci tangan, memakai masker ketika bepergian dan menjaga jarak agar terhindar dari penularan covid-19

Dikutip dari sebuh artikel di www.nasionalcompas.com bahwa Pemerintah terus melanjutkan program vaksinasi Covid-19. Meski demikian, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa vaksin tidak serta-merta langsung mengakhiri pandemi.

"Sekali lagi saya ingatkan bahwa vaksin bukanlah sebuah formula ajaib yang dapat serta-merta mengentaskan pandemi," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/4/2021). Baca juga: Menkes: Vaksin Covid-19 Hanya Salah Satu Cara, Paling Penting Terapkan Protokol Kesehatan.

Wiku menyebutkan, selama kekebalan komunitas belum terbentuk, masyarakat tetap wajib menjalankan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Protokol 3M atau memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus tetap dijalankan. "Tidak ada alasan untuk lalai menerapkan protokol kesehatan," ujar dia. 

Wiku pun meminta masyarakat tak khawatir pada suplai vaksin Covid-19 dalam negeri. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memenuhi kebutuhan. Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong dan Ketersediaan Vaksin Covid-19 yang Jadi Kendala Pada Senin (26/4/2021), pemerintah menerima sebanyak 3,8 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Dengan demikian, total vaksin AstraZeneca yang telah diterima Indonesia mencapai 4,9 juta dosis. "Dengan masuknya vaksin AstraZeneca ini diharapkan semakin banyak masyarakat sasaran program vaksinasi nasional yang dapat divaksinasi, sehingga secara bertahap kekebalan komunitas dapat tercapai," kata Wiku. Selain vaksin AstraZeneca, pemerintah juga telah menerima jutaan dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac.

akan tetapi sampai saat ini masyarakat pedesaan  belum menerima vaksin, harapan kita semua semoga vaksinasi ini segera sampai ke seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat di pedesaan agar imunitas secara kelompok segera tercapai untuk meredam penyebaran virus corona.


SUMBER :

www.nasionalcompas.com



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus